Grade Perusahaan Konstruksi Bangunan Memiliki Beberapa Klasifikasi

Perusahaan Konstruksi - 22 April 2019, By antwar

Grade perusahaan konstruksi bangunan sangatlah penting sebagai pertimbangan karena dalam perusahaan konstruksi memiliki beberapa klasifikasi pada sebuah proyek oleh karena itu pastikan kita mengetahui beberapa klasifikasi grade pada perusahaan konstruksi. Sebaiknya, kita tidak asal menyetujui dan menatapkan sebelum mengetahui batasan berapa besar biaya yang akan di anggarkan. Berikut penjelasan mengenai grade perusahaan konstruksi yang banyak beredar dimasyarakat? Informasi penting apa yang perlu kita ketahui sebelum kita mempercayakan proyek kita pada perusahaan konstruksi bangunan? Sebelum memutuskan untuk membangun proyek konstruksi terlebih dahulu kita memilih, menetapkan, dan bekerjasama dengan perusahaan konstruksi tersebut, kita harus mengetahui informasi yang dapat dilihat dari klasifikasi grade perusahaan konstruksi perusahaan konstruksi yang akan kita tetapkan sebagai pihak montraktor pelasana. Ada beberapa tingkatan grade pada perusahaan jenis ini dimulai dari beberapa pembagian kualifikasi K, M, serta B. Berikut penjelasan pengertian dari masing-masing grade tersebut?
Grade perusahaan konstruksi bangunan
Pertama untuk kualifikasi grade K adalah kualifikasi proyek2 kecil. Sementara grade K ini dapat diklasifikasi menjadi beberapa yaitu K1, K2, dan K3. Untuk grade K1, artinya perusahaan tersebut hanya boleh menangani proyek yang dibawah Rp. 500 juta dan tidak boleh lebih dari Rp. 500 juta.
1. Pembagian grade pada perusahaan konstruksi kualifiaksi menengah
Perusahaan konstruksi bangunan yang memiliki grade K2, adalah perusahaan yang boleh menangani proyek konstruksi maksimal Rp 500 juta dan untuk grade K3, memiliki nilai maksimal dari proyek konstruksi maksimal Rp 750 juta. Klasifikasi perusahaan konstruksi bangunan dari grade K memiliki kualifikasi sebanyak 3 sedangkan masih ada lagi subklasifikasi yang memiliki jumlah 2 grade kualifikasi lagi yang akan dibahas nantinya. Perusahaan konstruksi bangunan yang memiliki grade K ini, selain memiliki modal yang tersedia dalam jumlah kecil, oleh karena modal terbatas maka teknologi yang digunakan tentunya juga masih sederhana, begitupula dengan resiko yang dihadapi juga relatif kecil.
jasa konstruksi
Perusahaan konstruksi bangunan yang memiliki grade menengah atau M sementara memiliki kualifikasi menjadi M1 dan M2 saja. Pada klasifikasi grade M juga masih dibagi lagi menjadi beberapa subklasifikasi.Misalnya pada grade M1, nilai maksimal proyek yang bias di ambil oleh perusahaan konstruksi adalah Rp 1 milyar sementara pada grade M2 maksimal proyek bernilai Rp 2 milyar. Ada lagi pembagian pada dua grade tersebut, ada klasifikasi grade B yang dikategorikan grade Besar.
kontraktor bangunan
Pada perusahaan konstruksi yang memiliki grade B ini akan diklasifikasi lagi menjadi B1 dimana mempunyai proyek maksimal bernilai Rp 3 milyar dan perusahaan konstruksi yang memiliki grade B2 yang merupakan grade tertinggi dari grade sebelumnya maksimal Rp. 4 Milyar. Itulah penjelasan mengenai grade perusahaan konstruksi sehingga kita harus memilih sesuai kebutuhan pembangunan gedung yang akan dibuat jangan sampai salah pilih klasifikasi grade pada kontraktor tersebut.

Grade Perusahaan Konstruksi Bangunan Memiliki Beberapa Klasifikasi | antwar | 4.5