Pengertian Jasa Konstruksi dan 3 Kategori Jenis Pekerjaan

Jasa Konstruksi - 8 May 2019, By antwar

Pengertian “jasa konstruksi” merupakan suatu jasa dimana memiliki kesibukan membangun sarana ataupun prasarana yang mencakup pembangunan gedung (building construction), pembangunan prasarana sipil (Civil Engineer), dan instalasi mekanikal dan elektrikal. Sedangkan kesibukan konstruksi diketahui sebagai suatu profesi, namun dalam kenyataannya konstruksi yaitu suatu kesibukan yang terdiri dari sebagian profesi lain yang berbeda yang dirangkai menjadi satu unit bangunan, itulah sebabnya ada bidang/sub bidang yang diketahui sebagai kelompok.
Pada lazimnya kesibukan konstruksi diawali dari perencanaan yang dilaksanakan oleh konsultan perencana (team Leader) dan kemudian dikerjakan oleh kontraktor yang manajer proyek/kepala proyek. Orang-orang ini berprofesi didalam kantor, meskipun proses dilapangan dilaksanakan oleh mandor proyek yang mengawasi buruh bangunan, tukang dan pakar bangunan lainnya untuk memecahkan lahiriah sebuah konstruksi. Transfer instruksi hal yang demikian dilaksanakan oleh Pelaksana Lapangan. Dalam proses bangunan ini, juga diawasi oleh konsultan pengawas (Supervision Engineer).
jasa konstruksi
Dalam menjalankan suatu konstruksi umumnya dilaksanakan sebuah perencanaan terpadu. Berdasarkan ini berkaitan dengan sistem penentuan besarnya tarif yang dibutuhkan, rancang bangun, dan efek lain yang akan terjadi dikala proses konstruksi. Sebuah jadual perencanaan yang bagus, akan mempertimbangkan suksesnya sebuah bangunan yang berkaitan dengan pendanaan, imbas lingkungan, keamanan lingkungan, ketersediaan material, logistik, ketidaknyamanan publik berkaitan dengan profesi konstruksi, persiapan dokumen tender, dan lain sebagainya.
Profesi Undang-undang seputar Jasa konstruksi merupakan layanan jasa konsultansi perencanaan profesi konstruksi, layanan jasa proses profesi konstruksi dan layanan jasa konsultansi pengawasan profesi konstruksi.
Dari pengertian dalam UUJK hal yang demikian karenanya dalam masyarakat terbentuklah “USAHA JASA KONSTRUKSI”, merupakan usaha seputar “jasa” atau services di bidang perencana, pelaksana dan pengawas konstruksi yang semuanya disebut owner atau biasa di sebut penyedia jasa.
jasa konstruksi bangunan
Disisi lain timbul istilah “PENGGUNA JASA” merupakan yang memberikan profesi yang dapat berbentuk orang perseorangan, badan usaha ataupun instansi pemerintah. Jadi arti sebenernya dari Usaha Jasa Konstruksi ialah salah satu usaha dalam sektor ekonomi yang terkait dengan suatu perencanaan atau proses dan atau pengawasan suatu kesibukan konstruksi untuk menyusun suatu bangunan atau wujud lahiriah lain yang dalam proses pengaplikasian atau pemanfaatan bangunan hal yang demikian menyangkut kepentingan dan keselamatan masyarakat pemakai/pemanfaat bangunan hal yang demikian, tertib pembangunannya serta kelestarian lingkungan hidup.
Dari pengertian jasa konstruksi hal yang demikian, karenanya wujud lahiriah yang manakah yang digolongkan sebagai jasa ini?
Sedangkan lahiriah disini merupakan bangunan konstruksi yang menempel dengan tanah seperti gedung, rumah, jalan, dermaga, bendungan, tahan dan lain sebagainya dan tak suatu bangunan konstruksi yang bermigrasi-pindah maupun tergantung di udara seperti konstruksi kendaraan beroda empat, konstruksi kapal, konstruksi pesawat terbang dan lain-lain. Setelah dalam UUJK disebut juga bahwa wujud lahiriah lain yakni dokumen lelang, spesifikasi teknis dan dokumen lain yang diaplikasikan untuk membangun konstruksi hal yang demikian.
jasa kontraktor
Format wujud fisiknya dikenal karenanya macam usaha apa saja yang tercakup dalam pekerjaan usaha ini ?
Ada 3 (tiga) kategori pekerjaan yang tercakup dalam macam usaha jasa konstruksi berdasarkan UU No. 18 Tahun 1999, merupakan :
1.perencana konstruksi merupakan yang memberikan layanan jasa perencanaaan dalam konstruksi yang mencakup rangkaian pekerjaan atau komponen-komponen dari kesibukan mulai dari studi pengembangan hingga dengan pembentukan dokumen kontrak kerja konstruksi, ini lazimnya disebut Konsultan Perencana.
2. pelaksana konstruksi merupakan yang memberikan layanan jasa proses dalam profesi konstruksi yang mencakup rangkaian pekerjaan atau komponen-komponen dari kesibukan mulai dari penyiapan lapangan hingga dengan penyerahan akhir hasil profesi konstruksi, yang lazimnya disebut Kontraktor Konstruksi.
3. pengawasan konstruksi merupakan pekerjaan yang memberikan layanan jasa pengawasan bagus beberapa atau keseluruhan profesi proses konstruksi mulai dari penyiapan lapangan hingga dengan penyerahan akhir konstruksi, ini awam disebut Konsultan Pengawas.
Dengan definisi diatas, karenanya istilah yang selama ini di ketahui merupakan KONSULTAN dan KONTRAKTOR hakekatnya menjadi “tiga kelompok” sebagaimana diuraikan diatas.

Sedangkan usaha dari pekerjaan konstruksi ini merupakan Perseorangan dan Badan Usaha. Sedangkan usaha Perseorangan cuma untuk profesi beresiko kecil, berteknologi simpel dan berbiaya kecil. Setelah wujud usaha ber-Badan Usaha merupakan untuk profesi beresiko besar, berteknologi tinggi dan berbiaya besar.
Perusahaan jasa konstruksi yang dibolehkan berupaya merupakan :
1. Perusahaan Badan Usaha Nasional berbadan aturan yang dibagi dalam : a. Perusahaan Nasional berbadan aturan seperti Perseroan terbatas (PT), b. Perusahaan bukan berbadan aturan seperti CV, Fa, Pb, Koperasi, dll.
2. Badan Usaha asing yang dipersamakan.
Bagi para pembaca yang mau dan beratensi dalam usaha jasa konstruksi, aku akan memberikan step by step dalam mengawali usaha ini.

Pengertian Jasa Konstruksi dan 3 Kategori Jenis Pekerjaan | antwar | 4.5