CV Konstruksi Langkah Mengurus Persayaratan Untuk Pembuatan CV

Sekarang ini mulai banyak bermunculan cv konstruksi baru di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di kota-kota besar. CV (Commanditaire Vennotschap) merupakan bentuk lembaga atau badan usaha yang dipegang oleh swasta, artinya semua kegiatan didalamnya dibiayai dan dikelola oleh suatu kelompok ataupun perorangan.
Ada 2 jenis istilah yang dikenal dalam bentuk CV yaitu sekutu aktif yang artinya anggota memiliki tanggung jawab penuh dalam menjalankan dan juga menanggung utang dari perusahan tersebut, dan sekutu pasif dimana hanya menanamkan modal saja kepada sekutu aktif dan tidak bertanggung jawab atas perusahaan tersebut.
Pembuatan CV ini bisa digunakan untuk banyak bidang usaha mulai dari kuliner, komoditi, jasa, dan lainnya. Untuk cv konstruksi sendiri dibuat berdasarkan keahlian atau layanan yang disediakan seperti kontraktor sipil, kontraktor epoxy, ME, dan sebagainya.
Lalu apa saja persayaratan untuk membuat cv konstruksi? berikut ini ulasannya :
Jika dilihat dari ruang lingkup usahanya seperti arsitektur, mekanikal, elektrikal, hingga konstruksi maka bisa dibilang biaya untuk pembuatan cv konstruksi berbeda dengan CV biasa. Selain itu, besaran biaya juga ditentukan dari domisili atau tempat usaha dimana CV itu berdiri.
CV Konstruksi
Beberapa Ketentuan dalam Pembuatan CV :
Paling sedikit ada 2 orang atau lebih yang berperan sebagai pendiri atau pemilik CV, dimana Perusahaan Kontraktor nantinya ada yang berperan sebagai persero pasif dan persero aktif.
Kepemilikan usaha 100% harus dipegang oleh warga lokal, tidak boleh ada sedikitpun campur tangan dari Warga Negara Asing (WNA).
1. Akta notaris harus menggunakan bahasa Indonesia
2. Syarat Membuat CV :
3. Foto Copy KTP semua pendiri
4. Foto Copy NPWP yang bertanggung jawab terhadap perusahaan atau Direktur
5. Pas Photo 3 X 4 = 3 Lembar menggunakan latar belakang merah
6. Surat sewa, PBB lunas terakhir dan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)
Proses pembuatan cv konstruksi kurang lebih selama 2 bulan. Ketika semua proses selesai maka Anda akan mendapatkan surat penting seperti akta notaris, surat keterangan domisili CV, Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), dan juga Tanda Daftar Perusahaan. Selamat, sekarang Anda sudah resmi memiliki CV sendiri.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel