Jasa Konstruksi Jalan Tol Pengerjaan Pemadatan Dan Pembetonan Tanah

Jasa konstruksi jalan tol merupakan prasarana yang berfungsi untuk menghubungkan wilayah yang saling terpisah dengan jarak yang cukup jauh supaya lebih cepat ditempuh melalui jalur darat. Dengan adanya tol, selain menghemat waktu juga dapat mempermudah berbagai macam distribusi dari suatu daerah ke daerah lainnya sehingga berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di setiap daerah.
Namun dalam pembuatannya, para kontraktor tol harus memahami tanggung jawab yang harus ditangani mulai dari awal pembuatan perencanaan hinggga proses pembangunannya selesai. Berikut ini tanggung jawab kontraktor tol :
Melakukan Survey Lokasi
Tahap jasa konstruksi jalan tol yang paling utama dalam membuat jalan tol adalah melakukan survey lokasi untuk melihat kondisi lapangan mulai dari struktur tanah, kondisi iklim, gangguan yang mungkin terjadi (adanya serangan hewan liar, longsor, dll), dan masih banyak lagi.
Nantinya survey lokasi dibuat dalam bentuk laporan untuk nantinya dijadikan salah satu panduan ketika melakukan pengerjaan.
Jasa Konstruksi Jalan Tol
Melakukan Pembersihan
Lahan yang akan dibangun jasa konstruksi jalan tol tentunya memiliki kondisi yang beragam. Ada yang masih berupa tanah gundukan, masih dipenuhi semak belukar, ada juga yang sudah berbentuk tanah lapang. Tahap pembersihan ini dilakukan agar dapat diurug dengan mudah.
Proses Pengerjaan Tanah
Sesudah jalan tol benar-benar bersih dari berbagai macam semak belukar, rumput dan lainnya. Selanjutnya melakukan pengerjaan tanah yang berfungsi untuk membentuk badan jalan, membuat saluran atau drainase dan melakukan penimbunan serta pemadatan tanah.
Pemasangan Drainase
Drainase yang dilakukan Kontraktor Epoxy merupakan salah satu bagian yang paling penting dalam membangun jalan raya agar terhindar dari banjir dan menjaga ketahanan jalan ketika hujan turun. Fungsi drainase itu sendiri untuk membawa air turun atau keluar dari badan jalan melalui saluran yang sudah tersambung.
Melakukan Perkerasan
Proses perkerasan dilakukan dengan menggunakan lapisan batuan alam dengan ketebalan 15cm sampai 20 cm. material yang digunakan yaitu batu sekitar 35%-65%, tanah liat 10%-25% dan pasir 20%-40%.
Melakukan Pemadatan dan Pembetonan
Pemadatan dilakukan untuk mendorong setiap komposisi partikel perkerasan agar volumenya semakin padat.  Proses pemadatan ini menggunakan mesin stamper ataupun roller. Setelah padat, selanjutnya dilakukan pembetonan sampai seluruh badan jalan tertutup, dengan begitu jalanan tidak mudah rusak atau berlubang.
Jasa konstruksi jalan tol juga harus melakukan pengecekan atau pemantauan disetiap proses pengerjaan agar semua prosesnya dapat berjalan sesuai dengan perencanaan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel