Perusahaan Kontraktor Bangunan Gedung Agar Kamu Tidak Rugi

Perusahaan kontraktor merupakan pihak yang umumnya menyediakan jasa pembangunan yang jenisnya bermacam-macam. Salah satunya adalah perusahaan perusahaan kontraktor bangunan gedung. Pemilik gedung biasanya menggunakan jasa perusahaan kontraktor agar pekerjaannya lebih terstruktur dan konsepnya lebih mudah direalisasikan.
Tapi, terkadang pengerjaannya terjadi kendala karena adanya ulah nakal dari pihak perusahaan kontraktor. Perusahaan perusahaan kontraktor yang nakal tentu membuat kita sebagai kliennya menjadi rugi dan harus berpikir keras lagi untuk mengatasinya. Maka itu, kamu harus tahu dulu ulah-ulah nakal bagaimana yang biasanya dilakukan oleh perusahaan kontraktor gedung yang tidak profesional.
1. Tidak memakai material yang sudah disepakati
Sebelum dilakukan eksekusi pembangunannya, tentu klien dan pihak perusahaan kontraktor mendiskusikan bahan material apa yang akan digunakan. Tentu sebagai pemilik gedung kamu mau menggunakan bahan-bahan yang berkualitas tapi dengan harga yang terjangkau dan masih dalam anggaran kamu.
Tapi, yang namanya perusahaan kontraktor nakal selalu memiliki celah buat mencari kecurangannya. Mereka bisa saja mengganti bahan materialnya yang kurang bagus sehingga kualitasnya juga menurun. Harganya memang murah tapi tidak sesuai dengan yang kamu bayar. Misalkan kamu membayar materialnya Rp 10 juta, tapi pihak perusahaan kontraktor menggunakan material yang harganya di bawah Rp 6 juta. Tentu mereka lebih banyak untung dengan caranya yang curang.
2. Mengambil material tapi belum membayarnya
Kejadian yang tidak terjadi adalah pihak perusahaan kontraktor bangunan gedung mengambil barang materialnya tapi belum membayarnya ke supplier atau toko bangunannya. Mereka hanya asal mengambilnya saja dan mengatasnamakan kamu untuk membayarnya. Padahal, kamu sudah mengeluarkan biayanya sekaligus untuk membayar materialnya.
Perusahaan Kontraktor Bangunan Gedung
Tentu bisa sangat merugikan kamu, apalagi kamu bisa membayar 2 kali lipatnya. Karena itu, pastikan perusahaan kontraktor kamu sudah membayar materialnya sebelum mulai pengerjaannya.
3. Melarikan uang
Selain mengambil material tanpa membayarnya, kejadian melarikan uang klien juga sudah sangat sering terjadi. Saat klien sudah memberikan uang muka yang jumlahnya tidaklah sedikit, pihak Kontraktor Jalan Tol melarikan diri tanpa sepengetahuan kliennya.
Ada juga yang caranya sudah dilakukan pembangunan di awal-awal, tapi saat di pertengahan tiba-tiba mereka meminta uang tambahan lagi dengan alasan untuk keperluan pembangunan. Di saat itulah mereka berupaya untuk melarikan diri membawa uang kamu.
Dari ulah-ulah nakal perusahaan kontraktor bangunan gedung yang sudah sering kali terjadi, tentu bisa menjadi pelajaran buatmu. Kamu harus jeli memilih jasa perusahaan kontraktor untuk pembangunan bangunan gedungmu. Tentunya kamu mau pembangunannya lancar dan bisa ditinggali dengan nyaman tanpa kendala, kan?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel